Review Pomade: Dax Wave and Groom

Apabila ditengah-tengah atau selesai membaca ada pertanyaan, silahkan buka post Pomade FAQ (klik sini) apabila ada pertanyaan karena pertanyaan yang paling sering ditanya sudah dijawab disana.

Kali ini gw akan mereview Dax Wave and Groom. Review ini seharusnya sudah terupload beberapa minggu lalu namun gw mulai sibuk bekerja jadi review ini tertunda parah (dan juga review-review mendatang).

Seperti pomade buatan Amerika milik gw yang lainnya, pomade ini gw datangkan langsung dari USA melalui paket sewaktu gw masih hidup di Singapur. Percaya atau tidak, ada cara mendatangkan paket dari Amerika direct ke Singapur secara ekonomis sehingga harga tebus pomade yang gw bayar pada saat hidup disana lebih murah daripada harga retail disini. Good times… Oh well, mari kita review pomade ini.

Dari seluruh line-up pomade Dax, pomade ini adalah pomade paling heavy kedua dari Dax. Pomade paling heavy Dax adalah Green and Gold by the way. Secara penampilan dan packaging saja, pomade ini adalah favorit gw. Design simpel namun perpaduan background merah dengan teks putih sangat eye catching. Pernah gw ungkapkan bahwa kaleng Dax itu semuanya lebih bagus materialnya dari kaleng Murray’s dan hal itu dapat anda rasakan sendiri dari finishing cat dan ketebalan kalengnya. Seperti pomade umumnya, pomade ini menggunakan tutup slip-on.

Dax Wave and Groom

Dax Wave and Groom

Saat mendapatkan parsel berisi pomade, gw langsung excited lalu mencobanya sehingga lupa foto.

Wangi dari pomade ini bisa gw bilang mirip dengan Murray’s Superior. Soal wangi memang susah di deskripsikan karena setiap produk jarang ada yang menggunakan satu jenis wewangian, melainkan campuran beberapa wewangian. Tapi menurut gw wanginya sangat mirip dengan bedak dan jangan khawatir, wanginya tidak menyengat.

Saat pomade ini masih baru, scoop pertama meninggalkan impresi bahwa pomade ini memiliki hold yang kuat. Tapi sama saja seperti pomade biasanya, surface paling atas lebih keras daripada surface bawahnya. Jadi konsistensi sebenarnya adalah pomade medium-heavy. Bisa dibilang setara dengan NuNile konsistensinya, tebal dan creamy dan berminyak. Rasanya pomade ini lebih lengket daripada Nu-Nile. Perbedaan konsistensi ini gw perkirakan karena adanya kandungan lanolin pada pomade ini. Tahu darimana? Gw bergelut dengan lanolin pada beberapa resep homebrew medium dan medium-heavy hold gw dan hasil jadinya teksturnya dan karakteristiknya mirip sekali dengan pomade Dax.

Pomade ini cukup mudah di scoop dan diratakan pada tangan serta di aplikasikan namun masih memiliki daya set yang cukup tinggi. Itu salah satu nilai plus dari pomade ini dan pomade medium-heavy pada umumnya. Setelah menggunakan pomade ini rambut gw menjadi cukup berkilau, sesuai ekspektasi pomade-pomade medium hold lainnya. Pomade ini cukup tebal untuk memberikan perlawanan pada saat menyisir namun tidak terlalu keras seperti Murray’s Superior sehingga rambut pun masih dapat menurut dan mengikuti kontur kepala.

Gw dapat mendapatkan hasil sisiran yang sangat mantap dan rapat, semua berkat kelengketannya dan rambut gw tidak banyak bergerak meski gw telah beraktifitas berkat teksturnya yang tebal. Gw dapat menyisir poni cukup tinggi dengan pomade ini. Tidak setinggi rekor gw (pada saat itu menggunakan Murray’s Superior + Vaseline). Meski sedang dalam panjang yang nanggung, rambut-rambut samping pun dapat gw taklukkan dengan cukup mudah.

Lihat saja hasilnya pada foto-foto dibawah.

DAXWG-1

DAXWG-2

DAXWG-3

Seperti layaknya pomade sejati, pomade ini tidak akan hancur dalam sekali keramas. Pengalaman gw mengatakan bahwa Dax Wave and Groom adalah pomade dengan build up terbaik yang pernah gw coba. Pengalaman gw setelah keramas sehabis menggunakan pomade ini, rambut gw terlihat sangat bagus setelah keramas. Masih ada hold yang cukup untuk menyisir side part atau pompadour dengan cukup rapi.

Ini adalah pomade yang hampir perfect. Satu masalah yang gw alami dengan pomade ini adalah flaking yang terjadi apabila anda menggunakan pomade ini untuk bagian rambut yang pendek. Hal ini tidak pernah gw alami pada pomade manapun meskipun pada kondisi rambut yang sama. Hal lainnya yang sangat disayangkan adalah ketahanannya terhadap panas dan lembab. Sepertinya pomade ini tidak terlalu banyak kandungan wax nya, sehingga apabila gw terkena panas matahari atau sehabis menggunakan helm, sangat berasa bahwa rambut menjadi sangat lepek dan lembek. Anda butuh ‘ngadem’ sebentar ketempat yang sejuk atau sisir ulang rambut anda dengan sedikit air dan rambut anda akan kembali seperti sedia kala meski terkadang dengan volume atau ketinggian yang lebih rendah.

Diluar kendala tersebut, pomade ini sangat pantas anda pertimbangkan apabila anda ingin pomade medium-heavy dengan harga yang lumayan bersahabat. Memang soal harga sedikit diatas NuNile atau Murray’s Superior namun kalau harga bukan patokan, pomade ini layak dipertimbangkan. Good hold, good sheen, good scent, and easy to apply. Plus kalengnya memiliki design yang menarik dan lebih well-built.

Categories: Pomade

15 Comments

  • ngareppomade says:

    ane juga pake pomade ini bro :D pomade homebrew ente yang karakteristiknya mirip ini yang mana? ane mau nyoba!

    • ivantoar says:

      Pomade saya yang mirip Dax W&G itu yang firm hold yang sedang di revisi bro :) Saya sedang revisi varian firm saya hehe.

  • fahmi says:

    gan untuk yg jenis ini belinya dimana ya untuk diluar negri?
    ane nyari gak ada yg website resminya
    adanya di ebay sama website yang jual berbagai macam pomade..

  • abil says:

    dax wave and groom holdnya sama kaya superior ya bro?

  • tena says:

    bro,kalo pake dax w &g ini berapa scoop ya?
    dan degreasenya susah ga?

  • wau says:

    bro, kalo buat rambut ikal, pomade ini bisa menjinakkan rambut ikal tidak?

  • aray says:

    Tiap kali beli pomade . Dan sglh make langsung cek ke review ivan. Kesamaanya adalah.. gw make motor dgn helm. Bener.. rambut jadi lepek… -__-*

  • Dzulqifly says:

    Koh, kan itu yang punya lu tulisannya “made especially for short hair”, nah udah pernah nyoba yang tulisannya “maximum hold, light shine” belum? Soalnya saya punya yang tulisannya “max hold…” yang ternyata pas saya bandingin sama yang temen saya kaya punya lu itu dari segi tekstur lebih waxy yang tulisannya “made…”. Jadi apakah ada perubahan formula? Semoga koh Ivan tau penyebabnya apa

    • ivantoar says:

      Nah saya ada satu yang uda “maximum blablabla” tapi masih baru dan belom pernah dipakai. Secara visual ya kaleng memang lebih pucat yang “made blabla”. Jadi saya masih belom bisa jawab, maaf bro. Yang pasti kalo untuk kaleng dan slogan karena memang revisi saja. Kalau tidak salah ingat mereka saat produksi kaleng warnanya sedikit off jadi yang seharusnya benar itu yang merah gelap.

  • Dzulqifly says:

    Oh iya tambahan, dari warna kaleng juga yang “made…” lebih pucat.

Leave a Reply to fahmi Cancel reply