Insomnia

Kabar disini semua baik-baik saja dan gw sedang mendapatkan break selama sekitar seminggu karena gw habis menyelesaikan class test dan assignment. Semakin dekat sekarang ke ujian akhir semester, tapi sebelumnya gw masih ada satu assignment dan satu class test yang harus gw lalui. Assignment yang sedang gw selesaikan cukup susah, kita diharuskan membuat laporan tentang analisa suatu perusahaan dan gw tidak mengerti kebanyakan apa yang harus gw kerjakan, untungnya setidaknya gw bisa mengerjakan bagian gw meskipun gw tidak pasti dengan apa yang gw kerjakan. Sementara untuk class test mendatang gw harus mengumpulkan dahulu bahan-bahan untuk dipelajari dan gw berencana untuk memulai menyicil sekitar 2-3 hari kedepan.

Gw tidak ingat pernah punya masalah dengan insomnia selama masa-masa sekolah gw, terkadang gw tidak bisa tidur tapi itu jarang sekali. Namun belakangan ini gw sedikit susah tidur, entah apa yang menyebabkan gw susah tidur gw tidak yakin. Terkadang butuh waktu yang sangat lama untuk gw agar bisa tertidur. Bahkan terkadang gw terbangun di tengah malam dan gw bisa kesusahan untuk tertidur kembali. Gw masih ingat, kasus insomnia pertama gw dalam masa kuliah gw disebabkan oleh mantan room-mate gw. Dia mengorok keras setiap tidur dan beberapa kali gw terbangun tanpa bisa tertidur kembali. Gw pindah kamar dan untungnya gw bisa tidur dengan tenang kembali. Itu sudah sekitar setahun yang lalu dan setelah gw pindah kamar gw bisa tidur seperti normal.

Insomnia gw kambuh lagi mulai semester ini. Tepatnya dimulai pada Juli tahun ini dan kali ini dia kembali dengan tingkat yang lebih parah, terutama pada bulan Juli. Pada bulan Juli gw sangat susah tidur dan apabila gw sudah tertidur gw bisa terbangun lagi tengah malam tanpa bisa tertidur kembali. Ada suatu malam saking depresinya karena gw tidak bisa tidur, gw saking desperatenya menelepon orang tua gw ke Jakarta tengah malam, entah apa yang ada di pikiran gw, tapi gw menginginkan seseorang yang bisa gw ajak bicara langsung untuk menceritakan masalah gw. Secara ajaibnya setelah gw menelepon mereka dan berbicara sebentar, gw merasa tenang dan bisa tidur. Kata mereka, mungkin gw kesepian.

Gw mulai banyak keluar dengan teman-teman, dan pacar gw (karena dia sudah pindah kesini) dan tetap terkadang malamnya gw tidak bisa tidur. Satu hal yang aneh yang gw perhatikan adalah apabila room-mate gw berada di rumah, gw tidak pernah mengalami insomnia. Apakah gw kehilangan kemampuan gw untuk tidur seorang diri di kamar ini? Gw harapkan tidak. Room-mate gw memang hampir 95% tidak pernah berada di rumah, semenjak dia menemukan sesuatu pada hidupnya (gw tidak akan bilang apa, yang pasti positif) dia sudah jarang pulang kerumah. Untungnya sekarang dia sudah bilang bahwa akan ada dirumah setiap hari Senin-Jumat apabila tak berhalangan, jadi seharusnya Senin-Jumat gw tidak akan mengalami insomnia (hopefully).

Gw masih penasaran dengan apa yang membuat gw tidak bisa tidur. Apakah gw stress/depresi? kesepian? atau ada sesuatu yang lain yang salah dengan diri gw…

Categories: Life

Leave a Reply